- Ø Topologi Bus
1. Teknologi lama, dengan kabel tunggal.
- Tidak membutuhkan peralatan aktif.
- Sangat pengaruh pada kerja komuikasi antar computer.
- Di ujung kabel di pasang 50 Ohm Connector.
- Jika kabel putus, semua koneksi terputus antar computer.
- Susah melakukan Troubleshoot jika ada masalah pada jaringan.
- Ø Topologi Ring
1. Setiap station dalam topologi jaringan adalah repeater yang mampu
melakukan 3 fungsi, yaitu penyelipan data, penerimaan data, dan
pemindahan data.
2. Topologi ini berfungsi hamper sama dengan concentrator sebagai pusat
berkumpulnya ujung kabel untuk setiap computer yang terhubung. - Ø Topologi Star
1. Akses control terpusat, terminal pusat bertindak sebagai pengatur dan
juga pengendali komnikasi yang terjadi.
2. Terminal yang lain melakukan komunikasi melalui terminal pusat.
3. Menggunakan alat konsentrator seperti, Hub, Switch, atau MAU (Multi
Access Unit). - Ø Topologi Mesh
1. Perangkat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang lainnya
yang disetujui (dedicated link).
2. Tidak adanya perencanaan awal ketika membangun suatu topologinya.
3. Sangat mirip dengan jaringan computer berdasarkan fungsinya, yaitu
Peer to Peer. - Ø Topologi Hierarchy
1. Topologi ini merupakan kombinasi dari topologi star dan topologi bus.
2. Memiliki design yang agak complex dalam penggunaannya.
3. Memiliki pusat untuk kabel tetapi memiliki juga terminal pusat untuk
digunakan oleh station.
4. Pengembangan topologi ini lebih luas. - Ø Topologi Linier
1. Penyambungan kabel BNC digunakan untuk menghubungkan kabel ke
penyambung-T
2. Pentabung T-BNC digunakan untuk menghubungkan kabel ke computer
3. Penyambung tabung BNC digunakan untuk menyambung 2 kabel BNC.
4. Terminator BNC di gunakan untuk menandai akhir dari topologi Bus.
No comments:
Post a Comment